Kunjungan ke Turki dan Maroko

Pada tanggal 18 - 26 Maret 2013, Lembaga Bahtsul Masa`il dan Syuriah PBNU mengadakan kunjungan ke Turki dan Maroko dalam rangka kerjasan pendidikan dengan beberapa lembaga pendidikan Islam di dua negara tersebut.


PERBESAR GAMBAR DENGAN MENGARAHKAN POINTER

| | Read More »

Posisi dan Peran Wanita dalam Kajian Islam Terkini

Pada tanggal 12 November 2012, Lembaga Bahtsul Masa`il PBNU mengundang Prof. Mariam Ait Ahmed, ketua Pusat Inma` untuk Riset dan Studi masa Depan, Maroko untuk memberikan masukan-masukan yang selayaknya terkait posisi dan peran wanita dalam kajian keislaman terkini, khususnya di Timur Tengah. Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat Syuriah PBNU, Lantai 4, Gedung PBNU.

PERBESAR GAMBAR DENGAN MENGARAHKAN POINTER

| | Read More »

Halaqah Syahriyah Tentang Urgensi Gizi

 Lembaga Bahtsul Masa`il PBNU mengadakan acara Halaqoh Syahriyyah tentang tajuk "Urgensi Gizi dalam Menciptakan Generasi Berkualitas". Acara berlangsung di kantor PBNU lantai 5 pada Kamis, 14 Maret 2013. Acara diisi presentasi kertas kerja oleh berbagai kalangan, baik pakar IPB, Kementerian Kesehatan RI, BKKBN dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

PERBESAR GAMBAR DENGAN MENGARAHKAN POINTER


| | Read More »

Bahtsul Masail Nasional

Pada Tanggal 8 hingga 9 Mei, LBM PBNU mengadakan Bahtsul Masa`il Nasional di Pesanten al Ihya` Ulumaddin, Kesugihan, Cilacap. Terdapat tiga isu yang diangkat, yaitu Peran Pemuda NU dalam Perpolitikan Nasional, Fenomena Kafirisasi dan Penggunaan Dana Optimalisasi Haji. Sayangnya, karena keterbatasan waktu dan luasnya kajian, isu terakhir belum sempat terbahas dan hanya mendengarkan paparan terkait dana haji secara umum oleh bapak Hasan dari Direktorat Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama.
PERBESAR GAMBAR DENGAN MENGARAHKAN POINTER

| | Read More »

Diskusi "Status Perdata Anak di Luar Perkawinan"

Diskusi "Status Perdata Anak di Luar Perkawinan" kerjasama antara Lembaga Bahtsul Masa`il Nahdlatul Ulama dengan Sub Direktorat Kepenghuluan Kementerian Agama RI di Hotel Maharaja, Jakarta, tanggal 12 -14 Juni 2012.


| | Read More »

Diskusi LBM dan Subdit kepenghuluan, Kemenag

Pada tanggal 12 -14 Juni 2012, Kemenag dalam hal ini Sub Direktorat Kepenghuluan mengajak Lembaga Bahtsul Masa`il Nahdlatul Ulama duduk bersama membahas isu terbaru sebagai akibat dari kemunculan keputusan MK tentang status anak di luar perkawinan.

Dalam keputusan Uji Materi Undang-undang No. 1/1974 Pasal 43 Ayat 1, Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan bahwa klausul  "Anak yang dilahirkan di luar perkawinan hanya mempunyai hubungan perdatua dengan ibunya dan keluarga ibunya  tidak memiliki kekuatan hukum mengikat sepanjang dimaknai menghilangkan hubungan perdata dengan laki-laki yang dapat dibuktikan berdasarkan ilmu pengetahuan dan teknologi dan/atau alat bukti Iain menurut hukum ternyata mempunyai hubungan darah sebagai ayahnya sehingga ayat tersebut harus dibaca menjadi "Anak yang dilahirkan di luar perkawinan mempunyai hubungan perdata dengan ibunya dan keluarga ibunya serta dengan laki-laki sebagai ayahnya yang dapat dibuktikan berdasarkan ilmu pengetuhuan dan teknologi dan/atau alat bukti lain menurut hukum mempunyai hubungan darah, termasuk hubungan perdata dengan keluarga ayahnya'."
Diskusi -yang diadakan di hotel Maharadja, Jakarta- berjalan dengan cukup hangat, para peserta yang terdiri dari beberapa cabang Lembaga Bahtsul Masa`il dari beberapa wilayah masing-masing memberikan pendapatnya.
Perdebatan keras -sebagaimana biasanya dalam setiap pertemuan bahtsul masa`il- juga sempat terjadi saat dimunculkannya beragam pendapat yang terdapat dalam literatur fiqh.
Diskusi yang dimaksudkan sebagai pencarian informasi fiqh dan pendalaman atas istidlaal masing-masing ini berjalan lancar, meski cukup melelahkan fisik dan pikiran, khususnya bagi pesaerta yang datang dari luar jawa dan luar kota Jakarta.
Acara ditutup dengan sebuah perumusan yang diharapkan dapat menjadi sangu pengetahuan terhadap hal-hal yang terakit dengan isu dimaksud. (Redaksi)

| | Read More »